Senin, 25 Maret 2013

ADA APA DENGAN TRADISI JAWA....???

LEBIH 200 DALIL DARI KITAB WEDHA (KITAB SUCI UMAT HINDU) TENTANG SELAMATAN 1,7,10,100 hari,nyewu, dll.


0leh : ROMO PINANDHITA SULINGGIH WINARNO, (sarjana agama hindu(s1) & pendeta berkasta brahmana, kasta brahmana adalah kasta/tingkatan tertinggi pada umat hindu).


Alhamdulillah yang sekarang beliau Romo Pinandhita Sulinggih Winarno menjadi Mualaf/masuk Islam lalu beliau mengubah namanya menjadi Abdul Aziz, sekarang beliau tinggal di Blitar-Jawa Timur.


Dulu beliau tinggal di Bali bersama keluarganya yang hindu, Beliau hampir dibunuh karena ingin masuk islam, beliau sering di ludahi mukanya karena ingin beragama islam & alhamdulillah ayahnya sebelum meninggal beliau juga memeluk agama islam. Abdul aziz berharap seluruh kaum muslimin membantu mempublikasikan,menyebarkan materi dibawah ini.

Minggu, 24 Maret 2013

Kau orang dungu, Memangnya Siapa Kalian? Berani Menghina Mujahidin!


Pada beberapa hari ini, kami mendengar ungkapan-ungkapan aneh dan pemikiran-pemikiran mengherankan yang keluar dari orang-orang yang muncul dalam banyak media. Mereka bicara tentang urusan-urusan umat ini dengan ungkapan-ungkapan yang tidak jelas, namun mereka mengira suatu hal yang sangat jelas.
Pada hari ini, tidak ada kesibukan yang lebih menyibukkan kalian kecuali berkomentar tentang Ahli Jihad (mujahidin); celaan, membuat keraguan, pengaburan, penghinaan, penelantaran, dan menyebarkan berita dusta.
Banyak komentar dan perkataan kalian yang memakai baju istilah ‘kritik membangun’, ‘nasihat seorang saudara’, dan ungkapan-ungkapan lainnya. Sekilas, terlihat penuh kasih sayang, namun di dalamnya menyimpan kejahatan, keburukan, dan makar (tipu daya), ataupun pembodohan.
Sangat mengherankan! Seseorang yang tidak ikut berjihad, bagaimana ia bisa mengkritik para mujahidin dengan ungkapan, “Kalian telah berbuat salah, kalian telah berbuat ini, kalian telah meninggalkan itu, kalian … kalian …!” Siapa engkau ini, sehingga berani memanggil mujahidin dengan sebutan, “Kalian ….”?!!
Kalian mengatakan, “Menurut kami, ini tidak boleh ….”, memangnya siapa sih kalian ini, sehingga kalian berani mengatakan, “Menurut kami ….”?!!